(Wattpad Review) Nothing To Lose by Mr. Bizantium


​MR. BIZANTIUM tengah memperjuangkan cintanya kepada kekasih idamannya, Yofani Helena (Yo-Yoff a.k.a Fanny).

Akan tetapi, rintangan yang dihadapinya lumayan berat. Mulai dari Yofani yang menyepelekan perasaan cintanya, sampai hadirnya Vennesha. The Gang (Block Cepu) yang mencoba merusak hubungan mereka dengan menebar berita Jonru tentang Mr. Bizantium.

Dapatkah Cinta Sejati Memenangkan pergulatan ini…?!?!

Baca selengkapnya di sini

INSPIRED FROM MLTR’S SONG

18+

===

Judul : Nothing to Lose

Penulis : Mr. Bizantium

Wattpad Id : bzntm18

Genre : Romance

Published : 12 Parts

Status : Complete

Visitors : 1.2k Reads. 41 Votes. (Sat, 15 Apr 2017)

Rating : 6.5/10.0

Sudut Pandang : Orang Pertama

Copyright : All Right Reserved

Read more :Nothing To Lose

Review by :ndyaachitra



Cerita ini terinspirasi dari sebuah lagu. Lagunya akan langsung tampak ketika kalian mulai membuka part awal.

Deskripsi singkat tentang Nothing to Lose adalah bacaan singkat sekali duduk. Namun, dari singkatnya bacaan itu, kita akan disuguhi bertahun-tahun penantian dan perjuangan cinta seorang laki-laki demi mendapatkan wanita pujaannya. Menurutku, karya ini semacam trailer karena begitu melihat bagian akhir, ada bab : BUY FULL VERSION-nya!

Yap, penulis bilang, kita bisa dapat buku ‘Nothing to Lose’ dengan harga 4 US dollar di Kobo. Dan coming soon di NBDC, SCOOP, dan Wayangforce (Jujur aku kurang paham dengan store-store ini), jadi bisa coba search sendiri ya kalo penasaran.

Mr. Bizantium, I think, itu nama pena ya? Hehe. Keseluruhan jalinan alur dalam karya ini, menceritakan kisah seorang Mr. Bizantium untuk mendapatkan Yofani—wanita pujaannya. Melihat perjuangan Mr. Bizantium, aku jadi ingat kisah perjuangan Ikal demi mendapatkan cinta A Ling dalam novel-novel Andrea Hirata. Sama-sama pantang menyerah, cintanya sama-sama dipandang sebelah mata. Mungkin bedanya Ikal hidup di kampung, sedang Mr. Bizantium di kota. Hehe

Cerita sedikit. Jadi, waktu cerita ini didaftarkan untuk direview oleh kami, sempat ada perbincangan di grup kami. Tak ada member yang mau mengambil cerita ini untuk direview, dikarenakan label 18+ yang penulis sematkan di keterangan. Wkwk. Maklum, member JK masih banyak yang di bawah umur. Alhasil, owner yang ambil (ngalah). Nggak apalah kupikir, aku kan udah 20. Haha.

Tapi anehnya, waktu aku mulai baca sampai ending, aku mikir, “Nggak ada konten dewasanya sama sekali kok.”

Dan salah satu member JK, namanya Euis—bilang, itu cerita temannya dan emang nggak ada konten dewasanya. Sayangnya Euis telat datang ke chat. Padahal dia udah baca sampai kelar. Harusnya kan dia aja ya yang nulis reviewnya biar nunggunya nggak lama? Wkwk.

Skip curhatnya.

Satu-satunya yang mengindikasikan konten agak nyeleneh adalah, saat ada dialog, “Perkosa Fanny!” di salah satu part. Aku sebenarnya kurang paham apa maksud dialog itu. Kupikir, setelah dialog itu terpampang, setelahnya akan ada adegan 18+, nyatanya enggak. Kembali lagi ke kesimpulan awal, mungkin karya ini hanya semacam trailer dari karya aslinya. Bener nggak, penulis? So, who knows di karya aslinya kayak gimana?



Label 18+ yang penulis sematkan, menurutku sih nggak perlu. Sayang banget juga kalo pembaca nggak jadi buka cerita ini karena ada label itu. Karena kebanyakan pengguna wattpad Indonesia itu mereka yang usianya di bawah 18 tahun. Lagi pula, nggak ada konten dewasanya sama sekali dan justru lebih banyak guyonannya lho. Hehe.

Lanjut ke cast. Aku melongo waktu liat 54 cast yang penulis jabarkan di kolom cast. Banyak banget! Ini satu RT? No, I think, itu satu gereja. Apakah 54 cast itu semuanya penting? Kenapa ditulis semua? Padahal pas aku baca, yang paling sering muncul dan merupakan cast inti cerita cuma nggak lebih dari 5 orang. Ya, sah-sah aja kalo mau nulis semua cast. Tapi coba inget, sinetron Indonesia yang episodenya ribuan aja menampilkan cast di awal pembuka nggak sebanyak itu. Apalagi untuk karya yang hanya 12 chapter. Jadi, menurutku pemborosan dan membuat pembaca pusing juga.

Karena tulisan ini juga semacam memoar penulis, akan lebih baik penulis menuliskan beberapa cast saja agar cerita tetap fokus. Kan pada dasarnya cerita ini tentang si penulis sendiri dan Yofani. I think, 2 itu saja cukup. Mungkin ditambah Pedro dan beberapa teman dekat penulis sendiri yang sering muncul di cerita.

Aku telaah dari memoar ini, sosok Mr. Bizantium sangatlah misterius. Waktu aku buka profil wattpadnya dan lihat foto di background-nya, kukira dia perempuan karena ada foto perempuan di sana. Tapi nggak mungkin kan, perempuan pake Mr. ?

Dia tipe melankolik, tebakanku. Terlihat dari tulisan-tulisannya, sikapnya dalam menghadapi wanita yang dia cintai. Cintanya berawal dari hal sepele, sampai akhirnya bertumbuh menjadi rasa penasaran yang membawanya mendekati gadis pujaannya semakin dalam.

Mulai dari stalking socmed, patah hati sendiri karena Yofani ternyata sudah ada yang punya, sampai merekam video perform Yofani dan menguploadnya ke youtube. Yap, that’s love. Dan aku cukup penasaran karena ending yang dijabarkan berbunyi cukup mengharukan.

Gadis yang ia cintai ternyata memiliki hubungan darah dengannya.

So, apa kabar Yofani dan Mr. Bizantium sekarang? Berhubung katanya cerita ini 50% real dan 50% fiksi. Bisakah mereka bersatu atau sampai sekarang Mr. Bizantium tetap mengagumi gadis pujaannya dari jauh?

Ya, aku penasaran tentang itu.

Penggunaaan multimedia (video) di setiap part-nya, mampu menambal kesingkatan cerita dan membuat pemaparan kisah tampak lebih menarik.

Karya ini semacam diary yang dipoles menjadi sebuah karya. Seandainya pemaparannya lebih mendetail, maybe bisa jadi novel-novel general fiction seperti milik Andrea Hirata. Kan kisah nyata juga tuh.


Last, aku mau jawab question-question ini dulu :

Q : Part favorit?

A : Waktu Mr. Bizantium berusaha upload foto ke youtube tapi gagal mulu. Wkwk. Kasian banget sih.

Q : Karakter favorit?

A : Aku tipe cuek-cuek kayak Yofani. Jadi aku dukung dia di sini.

Q : Apa yang kamu pelajari dari novel ini?

A : Bahwa cinta tak kenal alamat. Cinta juga tak harus memiliki.

Q : Akankah kamu membaca karya lain penulis ini?

A : Berkenan baca punyaku juga nggak penulisnya? Hahaha. *peace

Q : Akankah kamu cepat move on dari cerita ini?

A : Move on adalah spesialisasiku.

Q : Pesan buat author Nothing to Lose?

A : Don’t be sad thor. Maybe ada seseorang yang lebih dari Yofani di luar sana yang dipersiapkan Tuhan buat kamu. Fokus perbaiki diri aja. But, if now, you already taken with her, congrats… Semoga kalian awet. (Kan aku nggak tahu endingnya gimana).


Last of all, thank you sudah mempercayakan karyamu pada JK. Semangat berkarya. Jadi diri sendiri. Be limited edition.

Salam literasi.

Maaf jika dalam review ini ada salah-salah kata mau pun salah ketik. Haha. Karena pada dasarnya manusia letak salah dan dosa.


Best regards,


Nindya Chitra


Advertisements

One thought on “(Wattpad Review) Nothing To Lose by Mr. Bizantium

  1. Additional Note:
    1. Itu ceritanya masih Preview lho
    2. 54 tokoh itu ngga semuanya dari gereja, ada dari SMP, SMA (Malah aku masukin nama guruku ke situ)
    3. Tanya Euis, ada bagian di (bakal full story) yang emang menekankan cerita ini emang buat 18+

    Regards from Author

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s