(Wattpad Review) Your Voice My Voice by Dimas Pettigrew


Selalu bermimpi untuk membuat band sendiri, Kevin, seorang gitaris, selalu menyampaikan pikirannya lewat menulis lagu. Dia akhirnya membentuk band sendiri dengan sahabatnya, Dia. Saat mereka sedang mencari inspirasi, seorang penyanyi yang cocok untuk band mereka, seorang gadis bernama Melody yang merupakan pemalu gan suara emas muncul. Secara kebetulan, Melody pindah ke sekolah mereka. Setelah pertemuan penuh keajaiban, petualangan musik mereka dimulai.

===

Judul : Your Voice My Voice
Penulis : Dimas Pettigrew
Wattpad Id : DimasPettigrew
Genre : Teen Fiction
Published : 16 Part
Status : Completed
Visitors : 881 Reads, 293 Votes
Rating : 9.0/10.0
Sudut pandang : Orang Ketiga
Copyright : All Right Reserved
Read more : 
Your Voice My Voice
Review by : 
Caroline




Sebelumnya, aku mau mengucapkan terima kasih kepada chief owner JK yang sudah memberikan aku kesempatan untuk me-review cerita. Jujur, ini pertama kalinya aku me-review cerita. Jadi, maaf kalau ada kesalahan. Mari kita belajar bersama-sama di sini.

Pertama, melihat cover dengan background alat-alat musik, serta dengan blurb-nya, sudah pasti cerita ini menceritakan tentang perjuangan anak SMA dalam membentuk bandnya sendiri.

Dari cover dan blurb, langsung masuk ke bab 1, yang diberi judul ‘Pilot’. Dalam bab 1, penulis menceritakan tentang seorang anak SMA, bernama Kevin yang suka sekali dengan sebuah band terkenal, yaitu Key. Bahkan, sampai bangun tidur, hal pertama yang Kevin lakukan adalah menyetel lagu Key dari salah satu aplikasi di HP-nya.

Kalau saya menceritakan ceritanya pernah, nantinya akan lama. Jadi, langsung inti cerita saja ya, hehe.

Dari kesukaannya terhadap Key, Kevin dan Dika-sahabatnya-berniat untuk membentuk band di sekolahnya. Saat mereka mencari inspirasi untuk membuat lagu baru, mereka bertemu Melody-gadis pemalu dengan suara emas-di sebuah taman. Dan entah kebetulan atau keajaiban, besoknya, Melody menjadi murid baru dalam sekolah Kevin dan Dia. Sampai akhirnya, Kevin, Dia, dan Melody sepakat membentuk band yang diberi nama The Voice.



Tentu dalam mewujudkan mimpi, ada halangan atau rintangannya. Di awal cerita, ada tokoh Reid yang tidak mendukung cita-cita Kevin dkk. Namun, juga hadir tokoh Kenny yang di tengah ke si bukannya sebagai sekretaris OSIS dan dalam tim basket, rela menyempatkan diri menjadi manager band The Voice.

Pada akhirnya, Reid bergabung pada band The Voice. Ia juga menyadari kesalahannya dan meminta maaf pada Kevin juga timnya.

Jujur, cerita ini keren banget. Beda dari teen fiction biasanya-yang menceritakan kisah cinta or something like that. Di cerita ini, ada kisah perjuangan juga sikap pantang menyerah dalam mewujudkan mimpi dan cita-cita. Ditambah dengan komposisi persahabatan yang selalu men-support sahabatnya dalam suka dan duka.

Gaya penulisannya juga enak banget buat dibaca, santai dan cocok untuk segala umur. Cuman, aku bingung, di awal bab ada yang pake ‘gue-loe’ terus di tengah-tengah ganti jadi ‘aku-kamu’. Sebenarnya, ini bukan masalah besar sih, tapi kalau author nyaman untuk menggunakan ‘aku-kamu’, juga masalah. Jangan menjadikan patokan bahwa cerita dengan genre Teen fiction harus pakai bahasa gaul seperti ‘gue-loe’. Menurut kamu aja yang nyaman mana, itu yang kamu pakai.

Oh ya, keunikan lain dalam cerita ini juga adanya lirik lagu. Aku belum pernah tahu dan belum pernah denger lagu itu, jadi mungkin author-nya kreatif membuat lirik lagu itu sendiri. Ada 4 extra parts yang khusus untuk lyrics lagu.

Pokoknya, ini cerita reccomended banget buat remaja jaman sekarang, supaya lebih bersemangat dalam menggapai mimpi dan cita-citanya!


Q: “Part favorit?”

A: “Waktu Reid damai dengan Kevin dkk, lalu bergabung dalam band mereka.”

Q: “Karakter favorit?”

A: “Kevin, dia pantang menyerah soalnya dan bersemangat dalam menggapai mimpinya.”

Q: “Ada pelajaran dari cerita ini?”

A: “Ada. Jangan takut untuk bermimpi setinggi-tingginya. Dalam menggapai mimpi, juga akan banyak rintangan tapi percayalah, kalau ada kemauan untuk terus berusaha, kita pasti bisa menghadapinya.”

Q: “Apa kamu akan membaca karya penulis ini yang lain?”

A: “Iya, kalau nanti sempat, aku akan mampir. Soalnya gaya bahasanya enak banget buat dibaca.”

Q: “Apa bisa cepat move on dari cerita ini?”

A: “Harus bisa, wkwk. Soalnya masih banyak jadwal daily read aku yang numpuk.”

Q: “Apa pesanmu untuk penulis?”

A: “Dimas, kamu udah punya skill dalam menulis. Gaya penulisan kamu enak dan nyaman buat dibaca. Jadi tetap semangat! Jangan pernah menyerah! Jadilah sepeti Kevin dalam tokohmu, hehe. Fighting!!!”


Oke, itu hasil review saya. Maaf kalau ada kesalahan, thank you.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s